APISI di Bandung - Sabtu, 3 Mei 2008 * ralat tanggal!!

Masih dengan tema besar Literasi Informasi, kali ini APISI akan ke Bandung.
Detail acaranya sebagai berikut.

Tema
“Seminar Sehari Bandung Lautan Informasi”

Waktu dan Tempat
Hari/Tanggal : Sabtu, 26 April 2008 MENJADI 3 Mei 2008
Pukul : 09.00-15.00 WIB
Tempat : Gedung Balai Pustaka Lt 3. Jl. Jawa no 6 Bandung.

Susunan Acara
08.30-09.00 Daftar Ulang Peserta
09.00-09.15 Sambutan-Sambutan
09.15-09.30 Sosialisasi APISI
09.30-10.15 Sesi 1 “Pengenalan Literasi Informasi” oleh Hanna Latuputty
10.30-11.15 Sesi 2 “Pengenalan Model Literasi Informasi untuk SD” oleh Mahmudin
11.30-12.15 Istirahat sholat dan makan siang
12.15-13.00 Sesi 3 “Pengenalan Model Literasi Informasi untuk SMP Eko Wijayanti
13.15-13.30 Tak Kenal Maka Tak Sayang
13.30-13.45 Foto Bersama dan Penutupan

Peserta
Peserta yang hadir dalam kegiatan ini adalah Kepala Sekolah, Pustakawan dan Guru.
Fee peserta Rp. 75,000 (tujuh puluh lima ribu rupiah).
Peserta akan memperoleh seminar kits, snack pagi , makan siang, dan sertifikat.
Tiap sekolah dapat mengirimkan maksimal 2 (dua) peserta.

Susunan Panitia

Penanggung Jawab : Any sri Fauzianie
Ketua: : Herika Rainathami
Wakil : Astari Aswani
Transportasi : Robby
Sekretaris : Astrid
Acara: : Melina dan Andreas

So, buat teman-teman di Bandung di sekitarnya, mari bergabung di acara ini...

Silakan menghubungi: annie fontaine di anniefontaine75@yahoo.fr

APISI di MEDAN - Sabtu 8 Maret 2008

Riezal dan Mendy: EVALUASI PRIZE! siapa yang beruntung selanjutnya?














Peserta berpose usai acara...















---- the end --- sampai jumpa di kota selanjutnya--


__________________________________________________________________


APISI akan mengunjungi Medan!
Kali ini dengan dukungan Medan International School, 3M dan Our Book Club, kami ingin bertemu dengan rekan-rekan pustakawan di Medan dan sekitarnya.
Topik yang akan jadi bahan perbincangan adalah information literacy serta pemaparan situasi perpustakaan sekolah lokal. Bersama juga kita akan disegarkan oleh rekan dari Universitas Sumatra Utara tentang peran pustakawan sekolah di masa datang.
Detail acara ada di bawah ini dan kontak bisa ke: suratapisi@gmail.com atau mailto:syafriezal@gmail.com
Sampai berjumpa di Medan!!
Horasss!!!



Latar belakang
Perkembangan perpustakaan sekolah di Indonesia saat ini masih perlu terus menerus didukung perkembangannya. Banyak para pemangku jabatan di sekolah masih kurang menyadari pentingnya fungsi dan peran perpustakaan sekolah bagi peserta didik maupun para pendidik.
Perpustakaan Nasional dalam Pedoman Umum Penyelenggaraan Perpustaakaan Sekolah tahun 2006, menyatakan bahwa fungsi perpustakaan sekolah sebagai perangkat pendidikan di sekolah merupakan bagian integral dalam sistem kurikulum sekolah. Fungsi tersebut mencakup:
- Pusat kegiatan belajar mengajar
- Pusat penelitian sederhana
- Pusat membaca guna menambah ilmu pengetahuan dan rekreasi (hal.4)

Dalam School Library Guidelines yang dikeluarkan oleh IFLA/UNESO tahun 2002, misi perpustakaan sekolah adalah:

The school library equips students with lifelong learning skills and develops
their imagination, thereby enabling them to live as responsible citizens (hal.4)


Hal ini mengungkapkan bahwa perpustakaan sekolah berperan memperlengkapi para siswa dengan ketrampilan pembelajaran seumur hidup dan juga mengembangkan imajinasi mereka sehingga mereka nantinya akan menjadi warga negara yang bertanggung jawab.
Salah satu usaha untuk menjadikan siswa pembelajar seumur hidup adalah dengan memperlengkapi mereka dengan ketrampilan kemelekan informasi (information literacy).
Kemelekan informasi, yang saat ini juga sudah menjadi isu internasional, adalah seperangkat ketrampilan untuk memecahkan suatu permasalahan dalam suatu subjek atau mata pelajaran sekolah dengan langkah-langkah: mengidentifikasi masalah, mencari dan menemukan informasi tentang masalah itu, menyeleksi informasi yang tepat, mensintesiskan informasi yang didapat, mempresentasikan, menerima masukan dan mengevaluasi. Ada beberapa modul ketrampilan kemelekan informasi seperti BIG 6 maupun Empowering 8. Empowering 8 adalah sebuah modul yang dikembangkan oleh orang-orang ASIA dan diperuntukkan juga untuk orang-orang ASIA. Modul ini dikembangkan tahun 2005 di Srilanka.
Guna mempromosikan peran dan fungsi perpustakaan sekolah di atas, APISI dalam rangkaian aplikasi program kerjanya sedang mencari partner untuk bekerja sama guna meningkatkan kesadaran para pemangku jabatan di sekolah beserta pengelola perpustakaannya tentang pentingnya perpustakaan sekolah, khususnya dalam rangkaian promosi kemelekan informasi tersebut.
APISI percaya jika konsep kemelekan informasi dapat dipahami dan diterima, maka perwujudan peran dan fungsi perpustakaan sekolah akan semakin besar.


Tujuan kegiatan:

- membuka wawasan kepada peserta tentang penerapan kemelekan informasi di sekolah
- meningkatkan dan memperluas wawasan berjejaring peserta, secara khusus pustakawan sekolah di Medan dan wilayah sekitarnya.


Nama kegiatan:
Seminar Perpustakaan Sekolah: Kemelekan Informasi untuk Perpustakaan Sekolah

Tema:
Kemelekan informasi:sebuah usaha menyiapakan pembelajar seumur hidup

Target peserta:
pustakawan sekolah, tenaga perpustakaan sekolah, pendidik, serta para pemerhati pendidikan sekolah di Medan dan kota-kota sekitarnya di Sumatra Utara. Target peserta 200 orang.

Waktu dan tempat:

Hari/tanggal : Sabtu, 8 Maret 2008
Tempat : Medan International School
Jl. Jamin Ginting Km. 10
Medan, 20111

Biaya: Rp 75.000

Susunan Acara
Sabtu, 8 Maret 2008

08.00- 08.30 Registrasi dan snack pagi

08.30-09.00 Pembukaan acara oleh MIS dan APISI

09.00-11.00
Sesi 1: Kondisi Perpustakaan Sekolah di Propinsi Sumatra Utara
oleh: Dra Noerjani Muis, MSi
(Badan Perpustakaan Daerah dan Arsip Propinsi Sumatra Utara)

Sesi 2: Peran Pustakawan Sekolah dalam menghadapi tantangan masa depan. Oleh: Drs Jonner Hasugian, M.Si (Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Departemen Studi Perpustakaan dan Informasi USU)

11.00- 12.00
Sesi 3: Information Literacy dalam dunia pendidikan sekolah oleh APISI

12.00-13.00
Waktu pribadi dan makan siang

13.00-14.00
Sesi 4: Pengenalan Empowering 8: sebuah model literasi informasi berbasis sumber koleksi (dan contoh penerapannya) oleh APISI

14.00-15.05
Sesi 5: Pengenalan BIG 6: salah satu model literasi informasi
(dan contoh penerapannya) oleh APISI

15.05-16.00
Sosialisasi APISI
Kuesioner dan Prize
Penutup

PIPS 8 - APISI dan Internat AlKausar, SUKABUMI


Selama ini perkembangan perpustakaan sekolah di wilayah Sukabumi belum mejadi perhatian. Jika guru-guru bidang studi tertentu telah secara berkala bertemu dalam suatu wadah MGMP, maka para pengelola perpustakaan sekolah berjalan sendiri-sendiri. Atau malah memang tidak berjalan sama sekali. Menyadari hal tersebut, para pengelola perpustakaan tergerak untuk mengadakan pertemuan yang membahas permasalahan yang ada dan upaya peningkatan profesionalisme tenaga pengelola.
Acara ini merupakan yang pertama setelah pertemuan informal yang membahas permasalahan dan harapan para pengelola perpustakaan sekolah di Sukabumi. Diharapkan akan berlanjut pada pertemuan berikutnya dengan pembahasan tema yang berbeda. Acara ini terdiri dari 2 sesi, yang berupa seminar.

SEMINAR
Sesi pertama membahas “Perkembangan Perpustakaan Sekolah” dengan 2 sub tema yaitu:
Kebijakan Pemerintah Daerah Sukabumi dalam bidang Pendidikan khususnya perpustakaan sekolah dibawakan oleh
Dra. Elly Kurnia, M.Pd. -- Kepala Perpustakaan Umum Daerah Kab. Sukabumi
Kondisi Faktual dan Masa Depan Perpustakaan Sekolah di Indonesia oleh Hanna Latuputty-George, SS --Ketua Umum APISI.

Sesi kedua seminar akan membahas hal-hal yang lebih praktis, yang merupakan sarana untuk peningkatan ketrampilan dan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan oleh para pengelola perpustakaan sekolah. Karena kondisi perpustakaan di masing-masing sekolah berbeda kami memilih 2 tema berbeda yang sesuai dengan harapan yang terlontar pada pertemuan awal.
Pembagian kegiatannya sebagai berikut:

Kelas A: Pembinaan minat baca oleh Lyra Redata dari Sekolah Al Ikhlas, Cipete, Jakarta.
Minat baca siswa merupakan salah satu hal yang masih sering dikeluhkan banyak pihak. Maka pendidikan di sekolah, selain pihak-pihak lain seperti keluarga dan Pemerintah, wajib berupaya meningkat minat baca. Pepustakaan sekolah tidak cukup hanya menyediakan buku, tapi harus mengupaya cara agar buku-buku tersebut dibaca para murid.
Materi pelatihan meliputi:
- Faktor yang mempengaruhi minat baca
- Program-program Peningkatan minat baca
Kelas B: Otomasi Perpustakaan: Pengenalan Software AT oleh Didik Witono dan Ridho & Senayan 3.0 oleh Arie Nugraha.
Software merupakan salah satu perangkat yang diperlukan dalam sistem otomasi perpustakaan. Untuk perpustakaan sekolah yang umumnya tidak memiliki anggaran yang cukup besar dan tenaga yang terampil di bidang IT, diperlukan software yang mudah dan murah. Salah satu alternatifnya adalah menggunakan software yang opensource. Dari sekian banyak software opensource yang ada, kami memilih Athenaeaum Light yang telah banyak dikenal dan digunakan serta Senayan 3.0 yang baru saja diluncurkan oleh Perpustakaan Diknas.
Acara yang dihadiri sekitar 58 peserta ini mendapat tanggapan positif. Mereka menyarankan
untuk menindaklanjuti seminar hari itu, memberikan penyuluhan kepada para Kepala Sekolah;
Pelatihan tehnik membaca cepat;Studi banding perpustakaan serta pelatihan disertai praktek.
Acara ini terselenggara atas kerja sama yang baik oleh:
- APISI Pusat
- YPPI (Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia)
- Internat Al Kausar
- STIE PGRI Sukabumi
- Penerbit Erlangga
- TB Bazaar Buku
Untuk itu kami mengucapkan terima kasih atas segala bentuk dukungan yang telah diberikan hingga acara ini berjalan dengan lancar. (R & HL)

PIPS 7: APISI dan UPH

Seminar dan Pelatihan
Kemelekan Informasi: keberlangsungannya dari sekolah ke perguruan tinggi


BACKGROUND
Salah satu program perpustakaan sekolah yang saat ini sedang marak perkembangannya di berbagai belahan dunia adalah penerapan ketrampilan kemelekan informasi atau information literacy. Ketrampilan kemelekan informasi merupakan ketrampilan yang sangat strategis dalam membekali peserta didik untuk menjadi pembelajar seumur hidup seperti yang tercantum dalam Manifesto IFLA/UNESCO.
Kenyataan bahwa dunia perpustakaan sekolah dan perguruan tinggi yang saat ini gencar menerapkan pengajran ketrampilam kemelekan informasi, memicu sebuah pemikiran untuk menjajaki kemungkinan penerapan kemelekan informasi yang bersinergi. Tujuannya, agar proses pembelajaran peserta didik akan ketrampilan kemelekan informasi dapat meningkat dari level sekolah ke perguruan tinggi.
Maka tercetuslah sebuah ide untuk mempertemukan pustakawan perpustakaan sekolah dan perguruan tinggi untuk bertemu dan saling memahami bagaimana pengajaran ketrampilan kemelekan informasi ini menjadi sebuah pengajaran yang berkesinambungan dari sekolah ke perguruan tinggi. Dengan demikian, ketrampilan kemelekan informasi peserta didik yang diterima saat mereka duduk di bangku menengah dapat menjadi sebuah landasan yang kuat, baik saat mereka melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi, maupun saat mereka ingin belajar mandiri.
Acara Seminar dan Pelatihan ini diharapkan dapat membuka sebuah wacana pembelajaran dalam penerapan ketrampilan kemelekan informasi yang berkesinambungan di sekolah dan universitas.


TUJUAN:
1. memberi wawasan bagi pustakawan akademisi tentang trend situasi komunitas global dalam percepatan perolehan informasi lewat teknologi informasi
2.memberi wawasan bagi pustakawan sekolah dan pustakawan universitas tentang pelaksanaan pendidikan ketrampilan kemelekan informasi bagi peserta didik dan mahasiswa
3.memberi kesempatan berdiskusi bagi pustakawan akademisi untuk mensinergikan penerapan ketrampilan kemelekan informasi dari sekolah ke universitas
4. memberi masukan kepada sekolah perpustakaan tentang kualifikasi yang diperlukan bagi pustakawan akademisi
5. memberi ketrampilan dasar kemelekan informasi bagi para pustakawan akademisi



TEMPAT :
Kampus UPH Karawaci
Jl. M. Thamrin Boulevard
Lippo Karawaci 15811
Tangerang, Banten, INDONESIA

Waktu:
Senin - Rabu
10 - 12 Desember 2007
Menara UPH, Lippo Karawaci

Untuk informasi acara lebih detail, klik di sini
Untuk biaya dan akomodasi, klik di sini

Ucapan Selamat Ulang Tahun APISI datang dari:

James Henri
President: IASL
Chair: IFLA Section School Libraries and
Resource Centers Associate Professor: The University of Hong Kong

"Congratulations to all those involved in the formation of APISI and to the hard working and visionary group who have chartered a successful path through the first year. I look forward to hearing of your continuing success in the years ahead.
Best wishes,"


Gerald R. Brown, Honorary Ambassador
International Association of School Librarians
Co-ordinator, IASL Special Interest Group - International Development
3403 - 55 Nassau Street North
Winnipeg, Manitoba R3L 2G8 CANADA

e-mail:
browner1@mts.net

"Greetings to friends in APISI.
It is wonderful to hear that you have been organized for a full year already.
It is great that you are having professional development functions that will draw the members together.
As we become stronger as a team, then we can send out a "united message".
The message explains that the learning needs of children are the focus for all our work. That is what drives the quality school library and information service programs in every part of the nation. The school library then becomes an integral part of the whole learning community. It becomes more than a room, books, computers and a service agent. We can show that teaching and learning are the roots for a quality school library program. Become strong advocates for the 'integrated approach to cooperative planning and teaching in a resource rich environment"! Reading is fun. Learning is fun. Helping others learn how to learn is rewarding. Developing the skills of discovery, critical thinking, and synthesis will give your students and teachers life-long learning opportunities. We hope you will continue to send messages to IASL, so that members in the rest of the world will also enjoy your successes.
Continue to be strong and united advocates for change,
growth and maturity as quality professionals in Indonesia.
All the best"




Diao Ai Lien
(UNIKA ATMAJAYA, Jakarta):
You've done great jobs
"Make more programs for headmasters
Facilitate apprenticeship, library automation with open source system
Student-centered learning cannot be done without libraries
Information literacy is a must, and its development requires collaboration between librarian-teacher-parents
Collaborate with university libraries
(more than five school librarians came to Atma Jaya for their field work)
GBU"


Elizabeth Greef
St Andrew's Cathedral School Library, Australia
egreef@sacs.nsw.edu.au
Former Regional Director for Oceania, IASL

"Congratulations to the members of APISI on the anniversary of your association. The blogspot provides an excellent forum for sharing ideas and resources among members in Bahasa Indonesian. I particularly enjoyed viewing the photo album pages of professional meetings and celebrations such as World Book Day. It is wonderful that you are promoting the great cause of school libraries with their associated gains in student literacy and achievement. Very Best wishes for the years to come..."



Francisca Messakh,
Senior Librarian, SPH Karawaci

"Bravo untuk kehadiran APISI : Pustakawan sekolah jadi sangat terbantu dengan pencerahan dan sharing ilmu dari Pustakawan2 sekolah yang advance ……

Acara-acara APISI cukup up-to-date, tapi sayangnya kadang terlalu banyak (beragam), jadi numpang saran, kedepannya dalam membuat acara (apalagi kalau hanya 1 hari) cukup 2-3 topik saja (jadi dapat lebih detil)"



Didik Witono
Pustakawan : Matari Advertising Library
Presiden Komunitas Athenaeum Light Indonesia

" Sejak pertama kali lahir 1 tahun lalu, pergerakan kawan-kawan APISI telah
memberi warna dan inspirasi baru, bahwa usaha memajukan perpustakaan
sekolah bisa dimulai dari yang sederhana dengan swadaya tanpa harus banyak menunggu. Ini sangat terlihat dari berbagai kegiatan APISI yang berkelanjutan dan seolah ingin berkata...jangan pernah berhenti.. "



Hilda Putong
Pustakawan STT INTIM Makassar
Sekretaris Forum of Asian Theological Librarians
Country Representative For ATL for Indonesia


"Dear Bu Hanna dkk Pengurus serta Anggota APISI,
Congratulation for your 1st anniversary and success for your all programs to development the school librarians and libraries in Indonesia.
Regards,"



Rashidah Begum bt Fazal Mohamed,
former Chair, Asia and Oceania
Section, International Federation of Library Associations and
Instituitions / Library Adviser Kolej Disted Stamford, Penang, Malaysia


"Meskipun baru berusia satu tahun, APISI telah melakukan beragam kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran akan penting dan bernilainya perpustakaan sekolah di Indonesia yang diurus secara profesional. Secara khusus saya terkesan dengan kolaborasi dan hubungan yang dikembangkan oleh APISI dengan para guru, penjual dan penerbit buku karena mereka adalah rekan kerja yang penting untuk
membantu APISI mewujudkan tujuannya"



Rajen
Specialist, Learning and Development
National Library Board, Singapore
"I have had the opportunity to interact with 4 members of APISI who visited Singapore during this year. They were Ms Hanna, Dewi and Chino and Mr Em.
During my conversations with them they showed great motivation and dedication to the association.
They shared some of their future plans including a proposed Information Literacy Conference in 2008.
I want to congratulate the new-found organisation on their efforts and progress made thus far.
Creating and association is like a child:
we have to feed it nurture it and keep it growing.
So all my best wishes to APISI
Regards,"

[posted by hl]

Selamat Ulang Tahun ke-Satu, APISI!

Tanggal 26 Agustus 2007, APISI genap berusia satu tahun. Kami masih ingat bagaimana situasi pembentukan asosiasi ini, tahun lalu, si Bogor. Seru!. Tak terasa, satu tahun sudah bergulir. Kami ingin berbagi sedikit kegiatan yang sudah lewat, setahun ke belakang....

Pengurus dan Keorganisasian
Sejak APISI terbentuk di Bogor, pekerjaan nomor satu sang ketua terpilih adalah membentuk kepengurusan. Ternyata tidak mudak memilih personil kepengurusan. Butuh waktu kita-kita tiga bulan sampai akhirnya pengurus benar-benar fiks. Namun, pada usia-nya yang masih dini ini, ternyata kepengurusan pun mengalami pasang surut. Ada yang mundur di tengah jalan. Tak mengapa…ini merupakan proses pembelajaran tiap-tiap orang dan juga APISI sendiri.

Perumusan keorganisasian yang menyangkut nilai hukum-pun kami jalani dengan sabar dan sesuai dengan situasi dana yang ada, pas-pasan. Saat ini notaris kami masih terus mengerjakan proses pem-badan-hukum-an APISI.

Program Kerja 2006-2007
Sejak berdirinya, APISI sudah menjalankan beberapa program kerja yang intinya masih mengacu pada visi dan misi. Untuk menciptakan dunia kepustakawanan sekolah yang lebih bergairah, maka melalui proses pengembangan diri yang menunjukkan eksistensi profesionalisme pekerja informasi sekolah telah kami wujudkan dalam beberapa program yaitu:
- 2006, 19 dan 20 September
o Seminar Perpustkaan Sekolah Indonesia, yang terselenggara bekerja sama APISI dan FPSI, dibawah payung Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Tema; Penerapan Literacy Informasi dan Software Perpustakaan Sekolah.

- 2006, November 13 dan 14
o Partisipasi dalam pembentukan Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan Indonesia di Bali
o Nara sumber dan Fasilitator untuk Penerapan Literasi Informasi di BALI yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional RI.

- 2007, 10 Maret:
o PIPS 4 dengan tema: Berburu Bacaan Anak Bahasa Indonesia bertempat di MP Bookpoint, Cilandak, Jakarta.

- 2007, 3 dan 14 April:
o PIPS 5 dengan tema: Penerapan Literasi Informasi dan Software Perpustakaan Sekolah di UK Petra, Surabaya.

- 2007, Maret dan Mei
o Training software Athenaeum Light.

- 2007, Juli 9, 11, 13 dan 20
o Pembinaan pengurus Creative Writing oleh Pak Putu L Pendit dengan dukungan penuh dari The British International School, Jakarta.

- 2007, 17 dan 18 Agustus
o Outing pengurus di Bogor

Program Kerja 2007-2008
Saat ini, program kerja 2007-2008 sedang digodok. Masih dengan semangat promosi profesionalisme pekerja informasi sekolah, khususnya dalam penerapan kemelekan informasi (information literacy), APISI akan mengunjungi daerah – daerah di Indonesia.

Adapun Rencana program kegiatan APISI tahun 2007 – 2008 adalah:

- 2007, 8 September
o PIPS 6 :Kolaborasi Guru dan Pustakawan Sekolah di Sekolah Al-Ikhlas, Cipete, Jakarta Selatan.

- PIPS 7: APISI dan UPH Karawaci tanggal 10 –13 Desember

- PIPS 8 : APISI di Medan tanggal (tentative) 16 Februari 2008

- PIPS 9: APISI di Makassar tanggal (tentative) 27, 28, 29 Maret 2008

- Indonesian Workshop on Information Literacy (Indonesia WIL) tanggal 8 - 12 Juli 2007 di Bogor (tentative). Acara ini mendapat dukungan dari ALP/IFLA

Harapan
Langkah ke depan, APISI sangat berharap terbinanya suatu jaringan kerjasama dengan organisasi, asosiasi, lembaga pedidikan, penerbit maupun CSR yang mempunyai visi dan misi yang sama. Bersama kita maju semakin kuat untuk melangkah.
(posted by HL)

Peta ke Lokasi PIPS-6 : Sekolah Al-Ikhlas



Untuk yang naik kendaraan umum, berikut angkutan yang bisa digunakan:


dari Blok-M naik Metromini 610 (Blok-M-Pd.Labu) atau 79 (Blok-M-Lebak Bulus) turun di D-Best. Lalu naik S11, turun di perempatan pertama, Jl. Cipete 3 atau bilang saja Al-Ikhlas.


dari Lebak Bulus, nak angkot S11, turun di Jl. Cipete 3, bilang saja di Al-Ikhlas


dari Kampung Rambutan. Naik Kowanbisata 509 atau Metromini 76. Turun di perempatan lampu merah fatmawati. Kemudian Nyebrang ke arah Citos, lalu naik angkot merah 01 (Pondok Labu-BlokM), turun persis di depan Al-Ikhlas.