“Information Literacy Training for Trainer: Advanced Class”

Library Cooperation Section, The Johannes Oentoro Library Universitas Pelita Harapan Karawaci mengundang Bapak/Ibu kepala perpustakaan, pustakawan, guru pustakawan dan pelatih literasi informasi di institusi anda untuk menghadiri “Information Literacy Training for Trainer: Advanced Class” sebagai pelatihan lanjutan dari pelatihan yang telah dilaksanakan bulan Februari dan Juli yang lalu. Pelatihan ini merupakan kerjasama antara Perpustakaan Johannes Oentoro, UPH Karawaci dengan Sekolah Pelita Harapan Karawaci, dan Ikatan Pustakawan Indonesia Provinsi Banten.

Seminar & Pelatihan ini akan diadakan pada

Hari/tanggal : Rabu, 8 Desember 2010 (Seminar).

Kamis, 9 Desember 2010 (Pelatihan)

Tempat : Kampus Universitas Pelita Harapan, Lippo Karawaci, Tangerang.

Jam : 07.00 – 17.00 WIB

Biaya : Rp.300.000/orang/2 hari, atau

Rp.175.000/orang/hari (Seminar atau pelatihan saja).

Rp.250.000/orang/2 hari (khusus untuk anggota IPI Banten).

Biaya tersebut meliputi CD Tutorial Moodle dari bamboomedia seharga Rp.55.000 (hanya untuk peserta pelatihan), makalah(tercetak dan CD), makan siang, snack, dan sertifikat, tidak termasuk akomodasi.


Untuk melihat lebih jauh program acara, pembicara, biaya dan jadwal seminar, kami lampirkan brosur beserta formulir, atau silahkan mengunduh e-brosur kami di http://library.uph.ac.id/Brosur_IL.png, dan untuk form pendaftaran serta undangan dalam versi digital dapat diunduh di website kami http://library.uph.edu.

Mengingat pentingnya Literasi Informasi bagi pendidikan pada umumnya, dan bagi para pustakawan sebagai praktisi Literasi Informasi secara khusus, maka kami merekomendasikan kehadiran Bapak/Ibu sekalian untuk menghadiri workshop ini.

Dhama Gustiar Baskoro
Library Cooperation Section
The Johannes Oentoro Library
Universitas Pelita Harapan Karawaci,
Phone: 5460901, ext. 1370.
Fax : 5460908, E-mail: dhama.gb@uph.edu
Website: http://library.uph.ac.id
Blog : http://www.dbaskoro.blogspot.com
Facebook : http://facebook.com/dgbaskoro

Seminar Perpustakaan Sekolah: “Kolaborasi Sekolah, Perpustakaan, dan Keluarga dalam Pembelajaran di Era Informasi”

September 15th, 2010
Perkembangan media dan teknologi informasi yang penuh dengan inovasi membuat informasi menjadi semakin mudah dibuat dan disebarkan. Sejak bangun hingga tidur kembali, masyarakat dibombardir dengan berbagai sajian informasi dalam berbagai format baik disengaja atau tidak. Dalam bukunya Megatrends, John Naisbit (1982) mengatakan bahwa “lebih dari 6000 artikel ilmiah ditulis setiap hari, dan informasi berlipat ganda setiap 5,5 tahun”. Sejalan dengan itu, perkembangan teknologi informasi membuat orang menjadi semakin cepat dalam mengakses informasi dalam berbagai format. Masalah muncul ketika kualitas dari informasi tersebut dipertanyakan.
Samuel Eberson dalam jurnal Computer-Mediated Comunication (September 2000) mengatakan bahwa dari 500 website yang digunakan sebuah sekolah untuk riset, hanya 27% yang informasinya akurat untuk riset akademis. Hal ini memperlihatkan bahwa banyak dan cepatnya informasi belum tentu didukung oleh kualitas informasi tersebut. Sebagai lembaga pendidikan, sekolah tentu tidak dapat diam menghadapi permasalahan ini. Perkembangan teknologi informasi telah mengubah paradigma siswa tentang belajar.
Sebagai pusat sumber informasi di sekolah, perpustakaan pun harus ikut terlibat dalam perubahan yang sedang terjadi ini. Perpustakaan mempunyai peran sebagai gawang informasi di sekolah yang melakukan penyeleksian dan pengevaluasian informasi. Untuk itu perpustakaan pun meski memiliki program berkaitan dengan keahlian dalam memecahkan masalah informasi bagi siswa. Dengan bekerjasama dengan guru, pustakawan dapat memaksimalkan perannya serta membantu pengajaran di era informasi ini.
APISI sebagai lembaga pengembangan kepustakawan sekolah yang berfokus pada pengembangan kompetensi, penyebarluasan informasi, dan partisipasi berbagai pihak dalam peningkatan kualitas perpustakaan sekolah di Indonesia, bermaksud mengadakan seminar untuk mengupas tuntas mengenai strategi pembelajaran bagi siswa di era informasi ini. Dengan seminar ini diharapkan terjalinnya kerjasama yang baik antara guru, pustakawan, dan orang tua. Adapun seminar ini akan diadakan pada:
Hari / Tanggal : Sabtu, 23 Oktober 2010
Pukul : 08.00-15.00
Tempat : Jabar Craft Center Dago – Bandung
Nara sumber :
keynote speaker: I Wayan Tjatra Ph.D (Kepala SMU Santa Laurensia/Dosen ITB)
Hanna Latuputty (Pustakawan dan Pakar Literasi Informasi)
Shanti Indra Astuti (Pakar Media Literasi)
Ratna [1] Tan (Koordinator PYP Sekolah Pelita Harapan Lippo Cikarang)
Fidelia Yojani (Guru Sekolah Pelita Harapan Lippo Cikarang)
Seminar ini bisa diikuti oleh seluruh praktisi sekolah diantaranya: pustakawan sekolah, guru, kepala sekolah, dan orang tua. Peserta dikenakan biaya sebesar Rp. 100.000 per orang. Pendaftaran dapat menghubungi bu Eko 021-94326925 atau email kotaksurat@apisi.org. Peserta harus mentransfer uang pendaftaran ke Bank Mandiri KCP Ruko Sentra Menteng, Bintaro No. 128-000-5388-977 a/n Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia. Pendaftaran paling lambat tanggal 17 Oktober 2010.
—–
SUSUNAN ACARA
08.00 Daftar Ulang
09.00 Pembukaan
09.15 Keynote speaker “Perkembangan Informasi dan Pengaruhnya terhadap Pembelajaran di Era Informasi” oleh I Wayan Tjatra Ph.D (Kepala SMU Santa Laurensia/Dosen ITB)
10.00 Seminar I : “Peran Orang Dewasa Dalam Mendampingi Kegiatan Anak di Era Informasi”
Pembicara :
Hanna Latuputty (Pustakawan dan Pakar Literasi Informasi)
Shanti Indra Astuti (Pakar Media Literasi)
12.00 Istirahat dan makan
13.00 Seminar II: “Strategi Pengajaran Berkolaborasi Antara Guru dan Pustakawan”
Pembicara:
Ratna Tan (Koordinator PYP Sekolah Pelita Harapan Lippo Cikarang)
Fidelia Yojani (Guru Sekolah Pelita Harapan Lippo Cikarang)
16.00 Pulang

INFORMATION LITERACY TRAINING FOR TRAINERS: Intermediate Class

Untuk menindak lanjuti pelatihan TOT-IL di UPH Karawaci pada bulan
Februari yang lalu, maka kami akan mengadakan pelatihan lanjutan
(intermediate) dan mengundang para pustakawan akademis (sekolah dan PT)
untuk menghadiri seminar tersebut. Pelatihan lanjutan ini terdiri dari
seminar & workshop (hari pertama) dan pelatihan (hari ke 2-3) yang akan
berfokus pada 3 hal:
1. Perancangan pengukuran dan evaluasi
2. Materi pelatihan literasi informasi bagi pengguna :
a.Mengidentifikasi masalah (penentuan topik dan research question)
b.Menggunakan informasi (SQ3R)
c.Internet research and web evaluation
d.Plagiarism and citation
3. Training delivery (Micro teaching)

Seminar & Training ini akan diadakan tanggal:
Seminar/workshop : Rabu, 28 Juli 2010
Training : Kamis-Jumat, 29-30 Juli 2010
Waktu : Jam 8.00 - 16.00
Tempat : Kampus UPH Karawaci, Gedung D. Lippo Karawaci.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pelatihan ini (jadwal acara &
pendaftaran) silahkan klik tautan berikut:

brosur depan

brosur belakang

Pertemuan Informal Pustakawan Sekolah (PIPS ke – 15)

Pelatihan Praktik Literasi Informasi bagi
Pustakawan dan Praktisi Perpustakaan Sekolah



Latar Belakang

Setelah sukses menyelenggarakan Seminar dan Pelatihan Literasi Informasi di Sekolah Tunas Muda pada tanggal 17 April lalu, kami melihat respon peserta yang positif dan keinginan untuk mempelajari topik ini dengan lebih dalam lagi. Untuk itu, kami berinisiatif untuk mengadakan pelatihan lanjutan untuk membahas topik literasi informasi dengan lebih dalam lagi khususnya pada aspek aplikasi.

Pada kesempatan pelatihan kali ini, kami akan mengakomodasi dua kelas pelatihan untuk tingkat SD dan SMP/SMA. Masing – masing tingkat akan dibagi dua, yaitu Pemula dan Lanjutan.

Kelas Pemula adalah bagi mereka yang masih ingin praktik dari pemahaman awal, dan yang belum pernah mengikuti kelas pelatihan ini sebelumnya. Kelas Lanjutan adalah mereka yang sudah pernah mengikuti praktik sebelumnya dan ingin mempelajarinya lebih dalam lagi. Kali ini kelas lanjutan untuk SMP/SMA akan dibawakan dalam bahasa Inggris.


Secara khusus kami berterima kasih kepada Sekolah Al Izhar yang sudah bersedia menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan kegiatan lanjutan ini.


Tujuan

- memberi kesempatan seluas-luasnya bagi peserta untuk mempelajari praktik literasi informasi baik di tingkat SD maupun SMP/SMA
- membina jaringan para pustakawan sekolah maupun praktisi perpustakaan sekolah untuk saling berbagi khususnya penerapan literasi informasi

Tema

Pelatihan Praktik Literasi Informasi bagi Pustakawan dan Praktisi Perpustakaan Sekolah

Investasi peserta @ Rp. 100.000,- (makalah, pelatihan, F&B dan sertifikat (plus CD))

Pelatihan Praktik Literasi Informasi bagi
Pustakawan dan Praktisi Perpustakaan Sekolah

Waktu dan Tempat
Sabtu 24 Juli 2010 (8.00 – 15.00)
Sekolah Al-Izhar, Pondok Labu
Jln RS Fatmawati Kav.49 Pondok Labu, Jakarta
Indonesia 12450

Susunan Acara:

08:00 - 09:00 : Snack and Sambutan dari Tuan Rumah by Sekolah Al-Izhar

09.00 – 09.45 : Sosialisasi Literasi Informasi oleh Hanna Latuputty

09.45 - 11.00 : Split session:

• Kelas A : Literasi informasi untuk SD Pemula oleh Ratna Setyowati Putri, M.Pd (SPH Cikarang)
• Kelas B : Literasi informasi untuk SD Lanjutan oleh Jenny Aritonang (SPH Karawaci)
• Kelas C : Literasi informasi untuk SMP/SMA Pemula oleh M.I. Ekowiyanti, M.Si (Santa Laurensia)
• Kelas D : Literasi informasi untuk SMP/SMA Lanjutan oleh Maria Fe Nicolau (Sekolah Bina Nusantara)  akan dibawakan dalam bahasa Inggris.

11.00 – 11.15 : Break

11.15 - 12.30 : Split session lanjutan
• Kelas A : Literasi informasi untuk SD Pemula oleh Ratna Setyowati Putri, M.Pd (SPH Cikarang)
• Kelas B : Literasi informasi untuk SD Lanjutan oleh Jenny Aritonang (SPH Karawaci)
• Kelas C : Literasi informasi untuk SMP/SMA Pemula oleh M.I. Ekowiyanti, M.Si (Santa Laurensia)
• Kelas D : Literasi informasi untuk SMP/SMA Lanjutan oleh Maria Fe Nicolau (Sekolah Bina Nusantara)  akan dibawakan dalam bahasa Inggris.

•12.30 - 13.30 : ISHOMA
•13.30 - 14.30 : Sharing peserta
•14.30 - 15.00 : Closing/certificate/CD Materi/Photo

Untuk konfirmasi kehadiran, silahkan hubungi (mulai hari ini sampai 21 Juli 2010):
•Ibu Sri Darma Lokandari (Sekolah Al-Izhar) : 021 – 7695542 / 7506128
: ari_syarif57@yahoo.com
•Robertus Novianto Wibowo (SPH) : 021 – 5460234 ext 4800/4801
: robertus.wibowo@sph.ac.id
•Arie Widihartomo/Novirina (SPH): 021 – 5460234 ext 3800/3810
: arie.widihartomo@sph.ac.id
: novirina.i.silitonga@sph.ac.id

Information Literacy Training for Trainer

The Johannes Oentoro Library, Universitas Pelita Harapan akan mengadakan
kegiatan INFORMATION LITERACY TRAINING FOR TRAINER yang akan diadakan pada:

Hari tanggal: Kamis - Sabtu, 4 - 6 Februari 2010

Informasi lengkap dapat dilihat di:

http://library.uph.ac.id/seminar2010_dpn.jpg
http://library.uph.ac.id/seminar2010_blkg.jpg

Untuk keterangan lebih lanjutnya bisa hubungi ke:
Ph. 546 0901 ext. 1372
Email: library@uph.edu
website: http://library.uph.edu

PIPS 14 - JAKARTA : Enhancing Information Literacy through School Libraries * updated *

Pustakawan sekolah memegang peranan yang penting untuk mendukung proses pembelajaran dalam komunitas akademis di sekolah. Resit Galip, Menteri Pendidikan Turki, pernah menyatakan: "pustakawan bukanlah mesin untuk mengkatalog buku namun merupakan sumber bagi para siswa, seseorang yang memberi inspirasi bagi mereka untuk melakukan investigasi dan bertanya, seseorang yang menuntun mereka dan yang terus menjaga antusiasme dalam penelitian dan membaca yang mandiri. Pustakawan itu sendiri adalah pembelajar seumur hidup"

Itu sebabnya, perkembangan profesional yang berkelanjutan bagi pustakawan sekolah merupakan aspek penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka di tempat mereka bekerja. Untuk memenuhi kebutuhan ini, APISI bekerja sama dengan beberapa sekolah di Jakarta akan mengadakan seminar dan workshop yang berjudul:

Enhancing Information Literacy through School Libraries

yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 5 Desember 2009 di Perpustakaan Sekolah TIRTA MARTA - BPK PENABUR, Pondok Indah.

Selain seminar, peserta juga akan melakukan kunjungan ke dua perpustakaan sekolah untuk memberi kesempatan melihat dan mempelajari praktik yang dilakukan pada kedua perpustakaan sekolah tersebut.

Tujuan dari kegiatan ini adalah:
- berbagi program maupun kegiatan dalam mempromosikan perpustakaan sekolah
- berkunjung dan belajar best practices dari perpustakaan sekolah lain


Waktu
08.00 - 17.00 WIB

Tempat
SEKOLAH TIRTAMARTA - BPK PENABUR
Jalan Sekolah Kencana IV, Pondok Indah
Jakarta Selatan.
Tlp. 021 - 7656615


Program acara:
8.00 – 9. 00 : Registrasi
9.00 – 9.30 : Pembukaan dan Sambutan dari SEKOLAH TIRTAMARTA - BPK PENABUR
9.30 – 10.45: Kepustakawanan Sekolah di Indonesia: literasi informasi dan Library 2.0(Hanna Latuputty)
10: 45 – 11:00: Rehat
11:00 – 12:00 : Cooperation between teacher and librarian to implement information literacy in learning process (Maria Fe Nicolau from Binus Int’l School Simprug)
Note: The session will be delivered in English
12.00 – 13.00: Makan siang (SEKOLAH TIRTAMARTA - BPK PENABUR)
13.00 - 17.00: Perjalanan menuju Perpustakaan Binus Int’l School Simprug dan Perpustakaan SMAN 70, Bulungan Jakarta (Pemenang Lomba Perpustakaan Kategori Sekolah Negeri yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional dan IKAPI tahun 2009)

Biaya registrasi ke rekening APISI : Rp 150.000,- (termasuk transportasi ke dua sekolah dari SEKOLAH TIRTAMARTA - BPK PENABUR, makalah, sertifikat dan makan siang serta penganan)

Bukti transfer dengan nama jelas, nomor telpon dan institusi dapat di faks ke Febi di nomor 021 746 37522 atau email to suratapisi@gmail.com

Sampai jumpa!

APISI di Yogyakarta - 2 Mei 2009

APISI bekerja sama dengan Perpustakaan Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta dan didukung oleh Ikatan Guru Pustakawan Madrasah (IGPM) Propinsi DIY dan Himpunan Pengelola Perpustakaan Sekolah Muhammadiyah (HIMPUSMA) Kota Yogyakarta serta Forum Perpustakaan Sekolah Indonesia (FPSI) Propinsi DIY akan mengadakan:

Seminar Literasi Informasi : Kolaborasi Guru dan Pustakawan Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah

A. Tujuan
1. Mengenalkan literasi informasi serta mensosialisasikan hasil I-WIL yaitu RPP yang terintegrasi dengan ketrampilan literasi informasi bagi guru dan pustakawan sekolah
2. Mendorong pustakawan sekolah untuk lebih terlibat dalam proses belajar mengajar di sekolah serta mengikuti perkembangan zaman.
3. Mendorong kolaborasi antara guru dan pustakawan sekolah dalam menciptakan kegiatan belajar mengajar yang lebih kondusif
4. Mendorong perkembangan fungsi dan peran perpustakaan sekolah

B. Target Peserta
Pustakawan Sekolah dan guru di Sekolah - Sekolah Tingkat SD/MI –SMU/MA/SMK se- D.I. Yogyakarta yang berjumlah maksimal 150 orang (masing-masing kab/Kota perwakilan 30 orang)

C. Waktu dan Tempat.
Hari / Tanggal : Sabtu, 2 Mei 2009
Waktu : 08.00 – 17.00 WIB
Tempat : Aula Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta
Jl. Letjend. S. Parman No. 68 Yogyakarta

D. Susunan Acara:

08.00 Registrasi dan snack pagi

08.00 - 08.30 Pembukaan acara:
A. Laporan Panitia Pelaksana
B. Sambutan dan Pembukaan
C. Kanwil Depag DIY membuka acara

08.30 - 10.30 Acara 1 : Panel Utama
”Pekembangan Perpustakaan Sekolah di D.I Yogyakarta dalam
Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Nasional”
oleh: Kepala Perpustakaan dan Kepala Dinas Pendidikan DIY

”Pentingnya Literasi Informasi bagi Peningkatan Mutu Pendidikan”
oleh: Hanna Latuputty-George, SS

10.30 - 12.00 Acara 2
”Pengenalan Model Literasi Informasi dan Contoh Penerapannya
oleh: Mahmudin, S.Sos dan Eko Wiyanti, M.Si

12.00 - 13.00 ISHOMA

13.00 - 15.00 Acara 3
”Sosialisasi APISI dan hasil I-WIL serta Strategi Penerapannya di Sekolah”
Soelfan

15.00 - 15.15 Rehat

15.15 - 16.45 Acara 4
”Kolaborasi Guru dan Pustakawan dalam Menciptakan Pembelajaran Berbasis Literasi Informasi” Tim APISI

16.45 – 17.00 Acara 5
Evaluasi & Penutupan acara APISI

E. Kontribusi Peserta Rp 50.000,-

Informasi lebih lanjut:
Pak Nur Halim Sumirat -- Yogyakarta (0818 266 026)
Pak Sulfan Zayd -- APISI (0818 825 858)

APISI di MALANG - Sabtu 23 Mei 2009

Bekerja sama dengan Perpustakaan Umum Kota Malang, APISI akan menyelenggarakan workshop sehari:

“Kolaborasi Pustakawan dan Guru Dalam Implementasi Literasi Informasi”

Masih dalam kaitan promosi implementasi literasi informasi di sekolah dan hasil dari workshop INDONESIAN - WIL di Bogor, maka kami ingin mengajak komunitas sekolah dalam hal ini para guru untuk sama-sama mengembangkan kolaborasi bersama pustakawan untuk memaksimalkan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Dengan demikian para siswa dapat memaksimalkan pembelajarannya dengan lebih dalam dan luas lagi.

A. Tujuan Workshop
- Menyamakan persepsi tentang informasi literasi (IL) kepada guru, pustakawan dan kepala sekolah.
- Menjabarkan peran guru dan pustakawan dalam implementasi informasi literasi (IL) di sekolah.
- Meningkatkan kompetensi pustakawan dalam penerapan informasi literasi dan penguasaan informasi teknologi yang mendukung kerja pustakawan.
- Mengembangkan program kolaborasi antara guru dan pustakawan dalam implementasi informasi literasi (IL).
- Adanya rekomendasi dan kesepakatan bersama dari peserta untuk melaksanakan program kolaborasi antara pustakawan dan guru serta program informasi literasi di sekolah masing-masing.
- Meningkatkan pengetahuan pustakawan dalam pengolahan bahan pustaka, menyusun layanan perpustakaan, dan aplikasi informasi teknologi untuk software perpustakaan.

B. Output
- Adanya kolaborasi antara pustakawan dan guru.
- Pemahaman yang jelas mengenai peran guru dan pustakawan dalam berkolaborasi dan implementasi informasi literasi (IL).
- Terbentuknya persepsi yang sama mengenai informasi literasi (IL) dari para peserta.
- Implementasi informasi literasi melalui berbagai bentuk program.
- Adanya rekomendasi bersama dari para peserta workshop untuk secara aktif mendorong terjadinya kerja sama yang baik antara guru, murid, dan pihak administrasi sekolah berkaitan dengan keterlibatan pustakawan sekolah dalam perencanaan kurikulum sekolah.

C. Metode Program
Metode program yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut:
1. Ceramah dan Diskusi dengan narasumber
2. Workshop bersama

D. Narasumber
1. Hanna Latuputty-George (Ketua APISI Jakarta)
2. M. I. Eko Wiyanti (Library Koordinator sekolah Santa Laurentia Jakarta)
3. Dwi Retno Widaty (pustakawan British International School Jakarta)
4. Mahmudin (Library Coordinator Sekolah Cikal Jakarta)
5. Ratna Tan (Teacher Librarian SPH Cikarang Jakarta)

E. Peserta
Peserta workshop ini ditargetkan sejumlah 75 orang yang terdiri dari kepala sekolah, guru, pustakawan, para akademisi, dan pemerhati dunia pendidikan dan perpustakaan.

F. Waktu Pelaksanaan
Workshop ini akan dilaksanakan sehari pada tanggal 23 Mei 2009.

G. Tempat Pelaksanaan
Program workshop ini akan dilaksanakan di Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang,
Jl. Besar Ijen 30-A Malang, Jawa Timur - Indonesia Telp. 0341-362005

H. Biaya
Kontribusi Peserta sebesar Rp. 75.000,-


I. AGENDA ACARA

Sabtu, 23 Mei 2009
08.00-09.00 : Registrasi
09.00-09.30 : Pembukaan (Kepala Perpustakaan dan Arsip Pemerintah kota Malang),
09.30-10.00 : Pengenalan singkat APISI oleh Hanna Latuputty
10.00-12.00 : Kolaborasi Pustakawan dan Guru Dalam Menerapkan Literasi Informasi di Sekolah (Hanna Latuputty dan Ratna Tan)
12.00-13.00 : ISHOMA
13.00-14.30 : Workshop (split session, masing-masing kelas dibatasi hanya 30 orang saja)

Kelas A: Manajemen Perpustakaan Sekolah oleh Dwi Retno Widaty
Materi Workshop:
- Karakteristik manajemen di perpustakaan sekolah
- Tahapan alur kerja di perpustakaan sekolah

Kelas B: Aplikasi Salah satu Model Information Literacy: Big-6 oleh M.I. Eko Wiyanti
Materi Workshop:
- Big-6 dan perpustakaan sekolah
- Posisi pustakawan sekolah dan guru dalam praktik Big-6.
- Cara-cara mempraktikan Big-6
- Praktik membuat perencanaan penerapan Big-6 untuk siswa.

Kelas C: Menyusun Program Layanan Perpustakaan Sekolah oleh Mahmuddin (Library Coordinator Sekolah Cikal)
Materi Workshop:
- Pentingnya program layanan bagi perpustakaan sekolah
- Berbagai layanan perpustakaan sekolah yang dapat diterapkan.
- Cara merancang program layanan perpustakaan sekolah.
- Praktik membuat perencanaan program layanan.

14.30-15.00 : Demo software open source (Athenaeum Light) oleh Mahmuddin
15.00-16.30 : Kunjungan ke salah satu perpustakaan terbaik di kota Malang

Rencana acara ini juga akan dimeriahkan dengan pameran buku dari penerbit dan toko buku.

Informasi lebih lanjut dan pendaftaran:
Pak Bambang HS Widayat, SS, MTh (Malang): 0812 343 9998
Ibu Cino (APISI) : 0813 987 85563

Library Workshop (Workshop Perpustakaan) on Libanev 2009

Dear all,
As we celebrate the World Book Day on April, The Johannes Oentoro Library initiates LIBANEV (Library Annual Event) 2009. One of its activities is a ”Workshop for a Limited Library”. This activity is held to answer the needs from churches, small school or community libraries,public school, personal, or “taman bacaan” to manage their collection by using the modern and automated library management system.

For registration, you may contact us and get register form at:
The Johannes Oentoro Library, Building C, 3rd floor (Information Desk)
Ph. 546 0901 ext. 1372

For more info click here

(Taken form http://library.uph.ac.id/news/detail_news.php?id=60)

Penerapan Keterampilan Literasi Informasi di dalam KTSP Tingkat SD, SMP dan SMA

Dokumen hasil diskusi kelompok saat Pelatihan Literasi Informasi Indonesia INDONESIAN-WORKSHOP ON INFORMATION LITERACY (INDONESIAN-WIL) di Bogor, tanggal 7 - 12Juli 2008 telah diserahkan ke Departemen Pendidikan Republik Indonesia, dalam hal ini diterima oleh Drs Subahi, MA serta diterima juga oleh Ibu Lucya Dhamayanti, M.Hum tanggal 30 Januari 2009 di Gedung D DEPDIKNAS, lantai 12, Senayan.



Ringkasan Isi
Hasil Diskusi Kelompok Aplikasi Literasi Informasi dalam KTSP Tingkat SD, SMP dan SMA ini adalah sebuah bentuk usulan dari Peserta INDONESIAN – Workshop on Information Literacy terhadap RPP di tingkat SD, SMP dan SMA dalam keterkaitannya dengan ketrampilan literasi informasi. Selama lima hari pelatihan, peserta dalam empat kelompok yang terdiri dari kelompok yang mewakili Sekolah Dasar, Sekolah Menegah Pertama dan Sekolah Menengah Atas serta Universitas mendiskusikan contoh RPP dan Silabus yang ada. Dari sini, kelompok kemudian mencoba mengkaji lebih dalam aplikasi ketrampilan literasi informasi yang diintegrasikan dalam RPP.

Masing-masing kelompok memberi contoh aplikasi dari mata pelajaran IPA dan IPS kecuali untuk SMA, ada salah satu contoh RPP dari SMK. Dalam contoh – contoh yang ada ini, kelompok berusaha memasukkan aspek ketrampilan literasi informasi dan ditiap akhir contoh aplikasi, diberikan penjelasan singkatnya.

Di BAB I tercantum latar belakang, definisi literasi informasi, beberapa contoh model literasi informasi dan mengapa literasi informasi itu penting untuk diajarkan. BAB II menjabarkan lebih jauh lagi bahwa literasi informasi merupakan sebuah alternatif kendaraan untuk menopang visi dan misi serta tujuan Sistem Pendidikan Nasional Indonesia. Di dalam BAB ini juga dicantumkan bagaimana implementasi pengajaran literasi informasi dalam Sistem Pendidikan Nasional. BAB III menjabarkan contoh RPP yang sudah terintegrasi dengan ketrampilan literasi informasi, serta BAB IV menutup usulan ini dalam bentuk Kesimpulan dan Saran.

Sesuai dengan kesepakatan dengan pemberi dana, yaitu International Federation Library Associations and Institution/Action for Development through Libraries Programme Core Activity (IFLA/ALP)- Swedish International Development
Cooperation Agency (SIDA)
maka Buku Hasil Diskusi ini kami serahkan kepada instansi terkait sebagai sumbang saran kami untuk perbaikan pendidikan Indonesia di masa yang akan datang.

Perjalanan Baru Dimulai
Kami berharap, implementasi literasi informasi dalam kurikulum KTSP segera dilaksanakan. Selanjutnya kami berharap ada masukan untuk perbaikan di masa yang akan datang.

Bagi yang ingin mendapatkan dokumen ini, bisa menghubungi suratapisi@gmail.com.
Hanya perlu mengganti biaya fotokopi dan pengiriman Rp 50.000,- dan ditransfer ke rekening APISI.

Maju Terus Literasi Informasi Indonesia!

APISI di MAKASSAR, SULAWESI SELATAN

Bekerja sama dengan STT INTIM Makassar, SMA GAMALIEL dan Sekolah Dian Harapan, APISI mengadakan kegiatan: SEMINAR dan PELATIHAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH SULAWESI SELATAN. Kegiatan ini akan diselenggarakan di: STT INTIM MAKASSAR dan SMA GAMALIEL pada hari Jumat dan Sabtu tanggal 20 dan 21 Februari 2009.

Seminar sehari ini akan mengangkat topik KONDISI UMUM PERPUSTAKAAN SEKOLAH di SULAWESI SELATAN oleh BAPAK SYARIEF BANDO (Badan Perpustakaan dan Arsip Propinsi Sulawesi Selatan). Hanna Latuputty akan mengupas tentang Perpustakaan Sekolah di Indonesia.
Hari pertama seminar akan ditutup dengan dua sesi yang dibawakan oleh James F Kurniajaya (Pustakawan Sekolah SDH) tentang Program Kegiatan Perpustakaan: Kolaborasi Guru dan Pustakawan dalam Penerapan Literasi Informasi. Hilda Putong (Kepala Perpustakaan STT INTIM) akan membawakan sesi dengan topik Kriteria Pemilihan Software Perpustakaan Sekolah.

Pelatihan pada hari kedua akan dibagi menjadi dua bagian: Pelatihan Pengelolaan Perpustakaan Sekolah dan Pelatihan Aplikasi Athenaeum Light.

Informasi pendaftaran lebih jauh hubungi:
Ibu Hilda Putong: hildakorpala@yahoo.com (HP: 08528 3042912)Tlp: 0411-854735
APISI: suratapisi@gmail.com (HP Robby Herziansyah: 0818 088 53053)

Seminar Sehari Kepustakawanan Indonesia: Siapa Kepala Perpustakaan Nasional Mendatang

Diskusi tentang Regenerasi Kepemimpina dalam Kepustakawanan Indonesia

Dunia kepustakawanan Indonesia akan mengalami sebuah momentum khusus dibidang kepemimpinan, yaitu pergantian Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia . Momentum ini menarik untuk mendapat perhatian dari semua pemerhati dunia kepustakawanan. Untuk itu Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi bekerjasama dengan Ikatan Pustakawan Indonesia dan Koalisi Asosiasi Pekerja Informasi mengundang rekan-rekan pustakawan dan pekerja informasi, praktisi ilmu informasi dan individu yang berurusan langsung dengan kerja-kerja pengelolaan informasi, dokumentasi dan pengetahuan, dan para pemerhati dunia perpustakaan Indonesia, untuk menghadiri " Seminar Sehari Kepustakawanan Indonesia dengan tajuk “Siapa Kepala Perpustakaan Nasional Mendatang? Diskusi tentang Regenerasi Kepemimpinan dalam Kepustakawanan Indonesia ” . Seminar ini akan diselenggarakan pada:

Hari / tanggal : Kamis, 12 Februari 2009

Tempat : Ruang Teater Perpustakaan Nasional RI

Jl. Salemba Raya 28A, Jakarta Pusat

Waktu : 08.00 - 11.30

Narasumber : 1. Mula Harahap (IKAPI)

2. Daddy P. Rachmananta (Kepala Perpustakaan Nasional)

3. Sekretaris Jenderal Departemen Pendidikan Nasional

4. A. Ridwan Siregar (Kepala Perpustakaan USU)

Moderator : Agus Rusmana

Konfirmasi kehadiran kami tunggu paling lambat hari Selasa, 10 Februari 2009 dan untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi panitia dengan Sdri. Margaretha di nomor telepon 085286669818.

Demikianlah atas perhatian dan kesediaan Saudara disampaikan terima kasih.

Ikatan Sarjana
Ilmu Informasi dan Perpustakaan Indonesia
www.isipii.org

Catatan: bagi teman-teman yang membutuhkan undangan tercetak harap menghubungi panitia seperti tersebut diatas.

Tanggapan APISI Terhadap Berita “Guru Penganiaya Siswa Dipindah Tugas”, tanggal 19 Januari 2009

Menanggapi berita berjudul “Guru Penganiaya Siswa Dipindah Tugas” yang dimuat Koran Tempo pada tanggal 19 Januari 2009, Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia (APISI) sebagai lembaga pengembangan kepustakawan sekolah Indonesia menyampaikan keberatannya terhadap keputusan manajemen SMP Negeri 79 Jakarta yang memindahtugaskan guru bermasalah, dalam hal ini  Paula Sihalatua (pelaku penganiayaan), menjadi tenaga pengelola perpustakaan.
Penempatan ini bertentangan dengan pasal 23 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan yang menyebutkan bahwa : ”Setiap sekolah/madrasah menyelenggarakan perpustakaan yang memenuhi standar nasional perpustakaan dengan memperhatikan Standar Nasional Pendidikan”. APISI hendak meluruskan pernyataan Eston Rimon Nainggolan, Wakil Kepala SMP Negeri 79, yang menyatakan "Beliau kami posisikan pada tugas itu (pengelola perpustakaan) dengan pertimbangan agar tidak berhubungan langsung dengan siswa,". Perlu diketahui bahwa Tenaga Pengelola Perpustakaan Sekolah juga memiliki kompetensi-kompetensi tertentu, yang bukan saja kompetensi teknis melainkan juga kompetensi sosial. Hal ini telah tercantum dalam Peraturan Menteri No. 25 Tahun 2008 tentang Standar Pengelola Perpustakaan Sekolah/Madrasah.
Melalui surat ini pula, APISI hendak memberitahukan kepada seluruh masyarakat bahwa fungsi perpustakaan sekolah bukanlah sekedar tempat menyimpan buku, apalagi tempat pemberian hukuman. Perpustakaan sekolah mempunyai fungsi dinamis menyangkut ketersediaan dan pengelolaan sumber informasi di sekolah dalam upaya menciptakan pembelajar seumur hidup yang mandiri dan beretika. Sekolah sebagai tempat mencari ilmu, selayaknya memiliki sumber-sumber informasi, yang memadai, yang dapat memfasilitasi kebutuhan siswanya dalam proses belajar mengajar. Oleh sebab sedemikan bergantungnya sekolah terhadap perpustakaan, maka perpustakaan sekolah harus dikelola oleh tenaga yang memiliki kompetensi di bidang pengelolaan perpustakaan dan informasi ini. Sekolah sebaiknya merujuk Peraturan Menteri No. 25 Tahun 2008 tentang Standar Pengelola Perpustakaan Sekolah/Madrasah dalam menugaskan tenaga pengelola perpustakaannya.
Kasus pemindahtugasan guru bermasalah di SMP Negeri 79 Jakarta merupakan bentuk kurang pahamnya manajemen sekolah tentang fungsi perpustakaan sekolah serta pelecehan terhadap profesi pustakawan sekolah. APISI berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi para manajemen sekolah, agar tidak terjadi lagi kasus yang serupa di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

Mahmudin, S.Sos.
Koordinator HUMAS APISI

Seminar dan Workshop: Mengelola Perpustakaan Sekolah Dengan ISO 9001: 2000

TEMPAT:
Raffles International Christian School -
HARI/TANGGAL:
Sabtu, 22 November 2008
PUKUL:
08.30-15.00WIB

Kompetisi antar sekolah semakin ketat. Hal ini ditandai dengan pembangunan gedung dan fasilitas, sistem pembelajaran, kriteria guru dan tenaga kependidikan, pengembangan perpustakaan, laboratorium, sarana penunjang lain, dan penerapan sistem penjaminan mutu berskala internasional.

Untuk menjaga mutu pendidikan beberapa Sistem Manajemen Kualitas berstandard internasional dapat diterapkan, misalnya ISO 9000, Malcom Baldridge, European Quality Award, British Quality Award, Irish Quality Award, QM 9004, dan lainnya.

ISO (International Organization for Standardization) adalah suatu organisasi swasta yang berpusat di Geneva. Dari kelompok ISO 9000, standard sistem kualitas untuk ISO 9001 adalah Requirement, jadi yang dinilai adalah proses untuk mencapai dan menjaga mutu.

"Tulislah apa yang akan engkau kerjakan, dan kerjakan apa yang telah engkau tulis" adalah semboyan dari standar ISO 9001. Dalam kalimat ini terkandung komitmen dan kecermatan tugas untuk mengembangkan perpustakaan dengan standar ISO 9001:2000 sehingga instansi, khususnya perpustakaan, mempunyai daya saing baik dalam lingkup nasional dan internasional.

Layanan Prima berbasis ISO 9001:2000 menguntungkan untuk diterapkan pada operasional perpustakaan karena dapat menghasilkan produk, menyelenggarakan layanan, dan mengembangkan kompetensi dan komitmen pustakawan dan staf ke arah profesionalisme. Tata kerja yang rapi dapat menaikkan mutu layanan prima dan memudahkan pustakawan dan staf di dalam melakukan tugas mereka.

Pelatihan ISO 9001:2000 dilakukan dengan tujuan agar pustakawan dapat melakukan kerapihan proses dan administrasi di dalam mengelola perpustakaan, membuat sistem informasi berbasis alur kerja; meningkatkan tugas dan tanggung jawab, mencapai kepuasan pengguna, kenyamanan karyawan ketika bekerja, dan melakukan kerja sama berskala nasional, regional dan internasional.

Untuk mengupas lebih lanjut mengenai penerapan ISO 9001:2000, APISI bekerjasama dengan Sekolah Pelita Harapan dan Raffles Intermational Christian School menyelenggarakan Seminar dengan tema "Mengelola Perpustakaan Sekolah Dengan ISO 9001:2000". Adapun kegiatan ini akan diadakan pada:

Pembicara :
1. Dra. Endang Ernawati M.Lib (Manager Library and Knowledge Center Binus) – Mengenal ISO 9001- 2000 untuk Perpustakaan Sekolah
2. Etikawati ( Library and Knowledge Center Binus University) - Workshop ISO 9001:2000
3. Yayah Mardiah (Pustakawan Sekolah Binus) dan Ibu Franciska Messakh (Library Coordinator Sekolah Pelita Harapan) – Sharing pengalaman penerapan ISO 2000-9001 di perpustakaan

Bagi yang berminat untuk mengikuti kegiatan ini,dapat mendaftarkan diri ke

1. Shinta (RICS) - 75903342 – shinta_lastchild@yahoo.com
2. Francisca Messakh (SPH) – 5460234 – francisca.messakh@sph.ac.id
3. Eko Wiyanti (APISI) - 021 94326925 - eko@santa-laurnesia.com

sebelum tanggal 18 November 2008. Setiap peserta dikenakan biaya seminar Rp. 100.000,- (termasuk makan siang – makalah – sertifikat ) dan diharuskan membawa Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diterapkan di perpustakaannya masing-masing. Biaya dapat ditransfer ke rekening APISI, Bank Mandiri nomor 1280005388977. Peserta dibatasi hanya 50 orang.

PESTA HUT KEDUA APISI: terciptanya jaringan baru dengan guru

Siang itu kami berharap agar hujan tidak turun. Kami telah menyiapkan acara seru dan fun untuk merayakan hari ulang tahun ke-dua APISI dengan acara soft outbound. Itulah sebabnya kami bersyukur juga karena sekolah alam Semut-Semut dengan senang hati menjadi tuan rumah untuk acara pesta ini. Ingin tahu lebih jauh sekolah ini sila kunjungi: http://www.semut-semut.com/



Ketika tiba di sekolah alam ini, rasanya tidak seperti memasuki sebuah sekolah. Seolah-olah kami masuk ke sebuah vila dengan pemanadangan hijau di mana-mana. Beberapa hut kecil menyambut kami saat memasuki sekolah alam ini. Nampaknya beberapa vendor dengan senang hati mengambil bagian untuk turut memeriahkan acara ini di beberapa hut tersebut. Ada OUR BOOK CLUB, ERLANGGA dan PAPERBACK yang dengan murah hati memberikan kami voucher buku yang dapat kami tukar dengan buku mereka.

Acara dimulai dengan touring sekolah alam ini termasuk mengunjungi perpustakaannya.











Setelah itu, kami berkumpul lagi di saung untuk memulai acara pesta ini.





Sebagai acara pembukaan, acara tumpengan pun dilakukan. Lagu panjang umur dan happy birthday berkumandang. Tiba saatnya untuk mulai memotong tumpeng. Ternyata ada dua piring yang disiapkan Ketua APISI untuk diserahkan kepada dua orang spesial hari itu. Piring pertama diserahkan kepada Ibu Arfi, sebagai tanda bahwa koneksi pekerja informasi sekolah/pustakawan sekolah telah terjalin dengan profesi guru. Ibu Arfi adalah pemilik Sekolah Semut-Semut sekaligus pemimpin redaksi majalah Teachers Guide. Harapan ke depan, hubungan manis antara kedua profesi ini dapat terjalin untuk semakin memajukan pendidikan anak-anak di sekolah. Piring ke dua diberikan kepada Robby, sebagai sebuah wujud harapan APISI pada anak-anak muda yang enerjik, kreatif dan pantang menyerah untuk berkontribusi lebih dalam memajukan APISI di masa yang akan datang.






Setelah itu bu Cisca dan bu Rachma memberikan testimony mereka.


Bu Cisca telah bersama kami bahkan sebelum APISI terbentuk. Meski sudah mengaku 'sepuh' tapi semangatnya mendorong kamu untuk terus 'bersuara' dan tidak melempem. Terima kasih untuk sponsor door price dan spanduknya ya bu!!
Sedangkan bu Rachma, tetap pemegang rekor peserta terajin dalam acara APISI. Hampir semua acara APISI dihadiri Ibu yang berasal dari Sukabumi ini. Ibu Rachma adalah salah satu koordinator wilayah APISI.

Akhirnya masuklah pada acara ini pesta HUT ini. Sosialisasi hasil INDONESIAN-Workshop on Information Literacy. Sulfan segera membagikannya buat kita semua.



Berhubung kebanyakan dari peserta ada yang belum terlalu paham dengan apa itu literasi informasi, maka Hanna memberikan sesi dadakan tentang topik ini.



Setelah itu, kami menikmati hidangan makan siang yang sesuai dengan lingkungan di mana kami berada. Siapa yang tidak menjadi lapar dengan hidangan segar, es kelapa muda, pecel, gorengan serta snack 'kampung' yang lezat nian. Apalagi dengan rujak serut yang benar-benar cocok sebagai penutup hidangan makan siang saat itu. Segar!!

Ini dia...acara seru-seruan-nya. Meskipun hari itu akhirnya turun hujan, yang tidak memungkinkan kami untuk bermain outbound di arena terbuka, acara seru-seruan ini tetap berjalan di saung. Beberapa permainan telah disiapkan oleh rekan-rekan guru dari Sekolah Semut Semut. Salah satunya adalah membuat menara dari gelas plastik.

Membuat menara tertinggi:




DOOR PRIZE TIME!







Acara seru ini didukung penuh oleh em-si heboh!



Terima kasih semua!!! sampai jumpa lagi!!

APISI di Hari Ulang Tahunnya yang Ke- Dua

Hari ini,
dua tahun yang lalu
di Bogor, tepatnya...
lahir sudah sebuah asosiasi
yang dibidani sekelompok pustakawan sekolah
yang rela datang ke Bogor
untuk menyatakan kesatuan hati
untuk bersatu
dalam sebuah wadah yang bernama
APISI

Hari ini dua tahun yang lalu,
banyak harapan yang ditampukkan dipundak APISI
harapan agar profesi sebagai pustakawan
bukan profesi yang lagi dipandang sebelah mata
keinginan untuk membuktikan
bahwa profesi ini adalah profesi penting
yang mengemban tanggung jawab
untuk memandaikan orang

Hari ini dua tahun yang lalu
dimulailah perjalanan itu
rasanya
kegiatan berjejaring ini
semakin lekat dan meluas
serasa ingin merangkul semua
sudut Bumi Pertiwi

Jakarta, Tangerang, Bandung, Surabaya,
Sukabumi, Medan
dan terakhir di Bogor
ah...
mimpi kami adalah
tiap kota di
Indonesia

segala jerih lelah ini
seolah hendak berkata
ini kami
kami ingin juga turut serta
ambil bagian untuk memajukan
pendidikan sekolah Indonesia
dan profesi pustakawan sekolah Indonesia

kami ingin terus maju
mengepakan sayap lebih lebar lagi
agar kami dapat terbang lebih luas lagi
mencari pengetahuan
belajar
berjejaring
berbagi
dan
membangun diri

Hari ini
kami ulurkan tangan ini
mata hati terbuka

berharap tangan ini
dapat menjemput
tangan-tangan lainnya

karena kami sadar
jerih lelah ini
butuh dukungan tangan-tangan yang
peduli
dengan hati tulus
menyatakan apa yang memang
harus kami tahu, lihat dan pahami
sebelum kami melangkah

meski sering langkah kami
tersandung
meski sayap kami kadang
terkulai

tapi kami ingin
semangat ini tetap menyala
dan tertular
bagi mereka
yang memang peduli

Tahun depan
akan ada pergantian
tahun depan akan
ada perubahan

APISI akan lebih
berbenah diri
untuk langkah yang lebih baik lagi

SELAMAT ULANG TAHUN APISI
KE DUA APISI!!!

Pesta Pustakawan Sekolah : HUT ke-2 APISI dan Sosialisasi hasil I-WIL

Seperti telah diketahui bahwa pada tanggal 7-11 Juli 2008 lalu, APISI telah berhasil menyelenggaraan Indonesian Workshop on Information Literacy (I-WIL) di Bogor, Jawa Barat. Hasil dari I-WIL akan menjadi pedoman untuk menerapkan literasi informasi dalam konteks lingkungan pendidikan di Indonesia. Sebagai lembaga yang berkonsentrasi pada pengembangan kepustakawanan sekolah, APISI merasa bahwa hasil I-WIL merupakan satu pencapaian yang perlu dibagi ke seluruh pustakawan sekolah. Sebagai bentuk rasa bersyukur terhadap keberhasilan ini, APISI bermaksud mengadakan acara Pesta Pustakawan Sekolah, yaitu acara perayaan ulang tahun APISI yang kedua sekaligus sosialisasi hasil I-WIL. APISI mengundang teman-teman pustakawan khususnya pustakawan sekolah untuk menghadiri acara yang akan dilaksanakan pada:


Sabtu, 30 Agustus 2008
Pukul 08.00-16.00
Tempat :
Semut Semut The Natural School
Jl. Industri Kapal Dalam, RTM,
Kelapa Dua, Cimanggis, Depok (peta di bawah)
Acara :
1. Potong Tumpeng
2. Testimonial untuk APISI
3. Sosialisasi hasil Indonesian-WIL
4. Soft Outbound bersama Tim Sekolah Semut-Semut
Kostum : Out door time! Santai dan segar (bawa baju ganti)



Peserta akan mendapatkan goodybag berisi makalah PIPS 1-10 dan merchandise lainnya. Bagi yang berminat untuk hadir silakan menghubungi Eko Wiyanti 08561113983 atau Eka 081319221578 sebelum tanggal 25 Agustus 2008. Kegiatan ini dibatasi hanya untuk 50 orang dan tidak dipungut biaya.

Peta Menuju Sekolah Semut-Semut





Sekolah Semut-Semut dalam Foto





APISI - IFLA/ALP proudly present:



: kemauan anak bangsa untuk memajukan profesi pustakawan di negerinya

PENDAHULUAN
Penerapan literasi informasi telah menjadi isu hangat dalam dunia kepustakawanan sekolah di belahan dunia manapun. Literasi informasi dapat memperlengkapi para peserta didik untuk menjadi pembelajar seumur hidup. Mereka akan menjadi anak-anak yang trampil memecahkan masalahnya sendiri, mandiri dalam mengambil keputusan yang pasti, percaya diri dalam berinteraksi dengan beragam sumber-sumber informasi khususnya di era masyarakat berinformasi kini dan nanti, familiar dengan teknologi informasi dan komunikasi serta nantinya menjadikan mereka menjadi warga negara yang bertanggung jawab (UNESCO).

Pada saat yang sama, literasi informasi telah membukakan mata para pekerja informasi atau pustakwan sekolah bahwa mereka-lah yang mempunyai peran sentral dan utama dalam mewujudkan implementasinya di unit induk mereka yaitu sekolah. Peran ini bukan datang dari guru, kepala sekolah, tenaga administrasi, pengawas sekolah maupun laboran. Tetapi pekerja informasi atau pustakawan sekolah. Saatnya telah tiba bagi pekerja informasi untuk tidak lagi berinteraksi dengan kemoceng, debu dan rak buku tua yang memuat majalah-majalah tua dan buku-buku kelas yang sudah tidak terpakai lagi. Kini saatnya bagi perpustakaan sekolah untuk dikelola oleh pekerja informasi sekolah yang profesional, proaktif, menjadikan kegiatan belajar menjadi lifestyle-mereka serta yang menyadari bahwa mereka juga mempunyai andil yang besar dalam kegiatan mencerdaskan bangsa. Itulah sebabnya pula, pekerja informasi sekolah perlu mengupayakan perannya untuk berbagi dan bekerja sama dengan tenaga kependidikan lain serta orang tua peserta didik dalam implementasi literasi informasi ini.

Dalam rangkaian programnya, APISI telah melakukan roadshow ke beberapa daerah di Indonesia untuk mempromosikan literasi informasi dalam dua tahun pertama masa bakti kepengurusan pertama. Kota-kota seperti Jakarta, Bogor, Surabaya, Yogyakarta, Banten, Sukabumi dan Medan telah menjadi saksi bagaimana literasi informasi telah mengubah image pustakawan sekolah menjadi profesional yang berperan aktif dalam memajukan profesi dan pendidikan.

Kami percaya bahwa melalui seperangkat ketrampilan mulai dari 1) merumuskan permasalahan, 2) mencari informasi, 3) memilah informasi yang diperlukan, 4) mensintesiskan informasi tersebut, 5) menciptakan informasi baru, 6) mengkomunikasikan informasi sebagai jawaban permasalahan tadi, hingga 7) mengaplikasikan informasi itu sebagai pengetahuan baru dalam kehidupan seseorang, peserta didik diperlengkapi untuk menjadi pembelajar seumur hidupnya.
Inisiatif pemasyarakatan literasi informasi dalam pendidikan di Indonesia, baik dalam sektor formal, informal maupun non-formal diharapkan akan berdampak pada besarnya kebutuhan akan sumber-sumber informasi yang lengkap dalam berbagai format. Dalam lingkup sekolah, sebuah perpustakaan tidak saja melengkapi koleksinya dengan beragam informasi dalam beragam format, namun hal yang penting adalah ketika pekerja-nya berperan aktif menyinergikan ketrampilan ini dengan pelajaran yang diterima peserta didik di sekolah.
Sebagai puncak acara dari program tiga tahun pertama APISI dalam mempromosikan literasi informasi, maka kami akan mengadakan event berskala Regional yaitu INDONESIAN-WORKSHOP on INFORMATION LITERACY. International Federation of Library Assocation/Advanced Library Program (IFLA/ALP) merupakan sponsor utama APISI yang mendanai acara ini.
Beberapa perwakilan dari negara-negara tetangga seperti Vietnam, Singapore, Malaysia, Thailand sudah dipastikan akan hadir dan akan berbagi cerita tentang penerapan literasi informasi di negara mereka pada acara pelatihan ini. Peserta dari Indonesia sendiri telah terpilih sekitar 30 orang perwakilan dari pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Papua.
Bukan merupakan suatu kebetulan pula, jika acara ini bertepatan dengan 100 tahun Kebangkitan Nasional RI, yang semangatnya juga menginspirasikan kami untuk berbuat sesuatu sebagai bentuk partisipasi aktif kami untuk memajukan dunia kepustakawanan sekolah dan dunia pendidikan, umumnya.

WAKTU DAN TEMPAT
Pelatihan ini berlangsung selama lima hari dari Senin 7 Juli hingga Jumat 11 Juli 2008.
Panitia memutuskan untuk memilih tempat yang jauh dari keramaian Jakarta, yaitu sebuah tempat ekslusif yang segar dan alami di Bogor yaitu CICO Resort (http://www.mitrakonservasi.co.id).

TUJUAN
Tujuan dari pelatihan adalah:
- untuk saling belajar, bertukar informasi dan berdiskusi dengan peserta internasional dalam mengembangkan strategi penerapan modul literasi informasi untuk sekolah dasar dan menengah
- untuk mengemas modul literasi informasi yang memebri gambaran tentang penerapan literasi informasi dalam pengajaran susatu mata pelajaran tertentu bagi tenaga pendidik di Indonesia
- untuk menyerahkan modul literasi informasi tersebut sebagai hasil pelatihan kepada Perpustakaan Nasional dan Departemen Pendidikan

PESERTA
Acara ini merupakan pelatihan bagi peserta yang telah mengirimkan kelengkapan persyaratan dokumen yang diminta Panitia. Proses seleksi sudah berlangsung, dan peserta akan menerima pemberitahuan apakah aplikasi-nya diterima atau tidak dalam minggu ini.

RANGKAIAN ACARA
Secara garis besar, acara dikelompokkan sebagai berikut:

SENIN 7 Juli 2008 -- WELCOMING DAY
Hari ini semua peserta tiba di Bogor. Sebagai acara pembuka, peserta akan mengikuti icebreaking dan perkenalan yang diakhiri dengan makan malam bersama.

SELASA 8 JULI 2008 -- INTERNATIONAL DAY
Pembukaan secara resmi akan dilakukan pagi hari sebelum peserta mendengarkan presentasi dari peserta internasional. Kami berharap Pak Bambang Sudibyo, Menteri Pendidikan RI, bersedia untuk membuka acara pelatihan ini. Kami masih menanti konfirmasi-nya.

RABU 9 JULI 2008 -- INDONESIAN DAY
Peserta Nasional diharapkan mengenakan pakaian batik hari ini. karena hari ini kita akan mulai membahas tentang literasi informasi di Indonesia. Pak Surya Dharma, Ph.D, Direktur Tenaga Kependidikan, Departemen Pendidikan RI akan membawakan papernya tentang Kolaborasi antara Kepala Sekolah, Guru dan Pustakawan Sekolah dalam Implementasi Literasi Informasi di Sekolah. Melalui sesi ini, peserta akan mengetahui bagaimana bentuk kerjasama dari sudut pandang Departemen Pendidikan yang menaungi semua aspek tenaga kependidikan di Indonesia dalam mewujudkan penerapan literasi informasi yang bersinergi.

Setelah itu Direktur Perpustakaan Nasional, Pak Dady Rachmanata akan membawakan makalahnya tentang Strategi Perpustakaan Nasional dalam Mengembangkan Perpustakaan Sekolah yang mendukung Penerapan Literasi Informasi. Melalui sesi ini, peserta juga akan mendapat gambaran tentang strategi yang dibangun Perpustakaan Nasional dalam meningkatkan kualitas perpustakaan sekolah secara khusus program literasi informasi.
Sesi selanjutnya adalah bentuk diskusi kelompok yang mulai membahas aplikasi literasi informasi yang akan dikaitkan dalam mata pelajaran yang sudah ditentukan sebelumnya. Pada sesi diskusi, peserta internasional akan berperan sebagai fasilitator. Hari ini akan ditutup dengan makan malam dan hiburan budaya.

KAMIS 10 Juli 2008 -- SHARING DAY
Inilah saatnya berbagi. Kelompok akan mempresentasikan hasil diskusi kelompok yaitu modul literasi informasi untuk mata pelajaran tertentu. Acara diskusi dan berbagi ini akan diselingi dengan sesi literasi informasi seperti bagaimana caranya merumuskan masalah serta evaluasi website. Hari ini sekurang-kurangnya tiga modul literasi informasi sudah dapat diselesaikan dan dipresentasikan.

JUMAT 11 Juli 2008 – CLOSING DAY
Selesai sudah rangkaian acara pelatihan INDONESIAN – WIL selama lima hari ini. Closing ceremony akan dilakukan untuk menutup pelatihan ini. Pada saat ini juga, modul literasi informasi untuk jenjang sekolah yaitu: SD, SMP dan SMA akan diserahkan secara simbolik kepada perwakilan DIKNAS dan PERPUSTAKAAN NASIONAL. Sebagai penutup acara, peserta akan mengunjungi beberapa tempat di kota Bogor.

PENUTUP
Segala daya upaya kami usahakan untuk memajukan profesi sekaligus pendidikan di Indonesia. INDONESIAN-Workshop on Informationa Literacy merupakan upaya tertinggi kami untuk berkontribusi secara nyata dalam kaitan kemajuan dua hal tersebut. Kiranya acara ini dapat berjalan lancar dan hasil yang dicapai juga akan bermanfaat untuk kemajuan profesi kepustakawanan Indonesia secara umum dan pendidikan nasional Indonesia.


To dream the impossible dream
To fight the unbeatable foe
To bear with unbearable sorrow
To run where the brave dare not go
To right the unrightable wrong
To love pure and chaste from afar
To try when your arms are too weary
To reach the unreachable star
This is my quest
To follow that star
No matter how hopeless
No matter how far
To fight for the right
Without question or pause
To be willing to march into Hell
For a heavenly cause
And I know if I’ll only be true
To this glorious quest
That my heart will lie peaceful and calm
When I’m laid to my rest
And the world will be better for this
That one man, scorned and covered with scars
Still strove with his last ounce of courage
To reach the unreachable stars
Lyrics as on the Matt Monro version and in the show, “Man of La Mancha”

APISI di Bandung - Sabtu, 3 Mei 2008 * ralat tanggal!!

Masih dengan tema besar Literasi Informasi, kali ini APISI akan ke Bandung.
Detail acaranya sebagai berikut.

Tema
“Seminar Sehari Bandung Lautan Informasi”

Waktu dan Tempat
Hari/Tanggal : Sabtu, 26 April 2008 MENJADI 3 Mei 2008
Pukul : 09.00-15.00 WIB
Tempat : Gedung Balai Pustaka Lt 3. Jl. Jawa no 6 Bandung.

Susunan Acara
08.30-09.00 Daftar Ulang Peserta
09.00-09.15 Sambutan-Sambutan
09.15-09.30 Sosialisasi APISI
09.30-10.15 Sesi 1 “Pengenalan Literasi Informasi” oleh Hanna Latuputty
10.30-11.15 Sesi 2 “Pengenalan Model Literasi Informasi untuk SD” oleh Mahmudin
11.30-12.15 Istirahat sholat dan makan siang
12.15-13.00 Sesi 3 “Pengenalan Model Literasi Informasi untuk SMP Eko Wijayanti
13.15-13.30 Tak Kenal Maka Tak Sayang
13.30-13.45 Foto Bersama dan Penutupan

Peserta
Peserta yang hadir dalam kegiatan ini adalah Kepala Sekolah, Pustakawan dan Guru.
Fee peserta Rp. 75,000 (tujuh puluh lima ribu rupiah).
Peserta akan memperoleh seminar kits, snack pagi , makan siang, dan sertifikat.
Tiap sekolah dapat mengirimkan maksimal 2 (dua) peserta.

Susunan Panitia

Penanggung Jawab : Any sri Fauzianie
Ketua: : Herika Rainathami
Wakil : Astari Aswani
Transportasi : Robby
Sekretaris : Astrid
Acara: : Melina dan Andreas

So, buat teman-teman di Bandung di sekitarnya, mari bergabung di acara ini...

Silakan menghubungi: annie fontaine di anniefontaine75@yahoo.fr

APISI di MEDAN - Sabtu 8 Maret 2008

Riezal dan Mendy: EVALUASI PRIZE! siapa yang beruntung selanjutnya?














Peserta berpose usai acara...















---- the end --- sampai jumpa di kota selanjutnya--


__________________________________________________________________


APISI akan mengunjungi Medan!
Kali ini dengan dukungan Medan International School, 3M dan Our Book Club, kami ingin bertemu dengan rekan-rekan pustakawan di Medan dan sekitarnya.
Topik yang akan jadi bahan perbincangan adalah information literacy serta pemaparan situasi perpustakaan sekolah lokal. Bersama juga kita akan disegarkan oleh rekan dari Universitas Sumatra Utara tentang peran pustakawan sekolah di masa datang.
Detail acara ada di bawah ini dan kontak bisa ke: suratapisi@gmail.com atau mailto:syafriezal@gmail.com
Sampai berjumpa di Medan!!
Horasss!!!



Latar belakang
Perkembangan perpustakaan sekolah di Indonesia saat ini masih perlu terus menerus didukung perkembangannya. Banyak para pemangku jabatan di sekolah masih kurang menyadari pentingnya fungsi dan peran perpustakaan sekolah bagi peserta didik maupun para pendidik.
Perpustakaan Nasional dalam Pedoman Umum Penyelenggaraan Perpustaakaan Sekolah tahun 2006, menyatakan bahwa fungsi perpustakaan sekolah sebagai perangkat pendidikan di sekolah merupakan bagian integral dalam sistem kurikulum sekolah. Fungsi tersebut mencakup:
- Pusat kegiatan belajar mengajar
- Pusat penelitian sederhana
- Pusat membaca guna menambah ilmu pengetahuan dan rekreasi (hal.4)

Dalam School Library Guidelines yang dikeluarkan oleh IFLA/UNESO tahun 2002, misi perpustakaan sekolah adalah:

The school library equips students with lifelong learning skills and develops
their imagination, thereby enabling them to live as responsible citizens (hal.4)


Hal ini mengungkapkan bahwa perpustakaan sekolah berperan memperlengkapi para siswa dengan ketrampilan pembelajaran seumur hidup dan juga mengembangkan imajinasi mereka sehingga mereka nantinya akan menjadi warga negara yang bertanggung jawab.
Salah satu usaha untuk menjadikan siswa pembelajar seumur hidup adalah dengan memperlengkapi mereka dengan ketrampilan kemelekan informasi (information literacy).
Kemelekan informasi, yang saat ini juga sudah menjadi isu internasional, adalah seperangkat ketrampilan untuk memecahkan suatu permasalahan dalam suatu subjek atau mata pelajaran sekolah dengan langkah-langkah: mengidentifikasi masalah, mencari dan menemukan informasi tentang masalah itu, menyeleksi informasi yang tepat, mensintesiskan informasi yang didapat, mempresentasikan, menerima masukan dan mengevaluasi. Ada beberapa modul ketrampilan kemelekan informasi seperti BIG 6 maupun Empowering 8. Empowering 8 adalah sebuah modul yang dikembangkan oleh orang-orang ASIA dan diperuntukkan juga untuk orang-orang ASIA. Modul ini dikembangkan tahun 2005 di Srilanka.
Guna mempromosikan peran dan fungsi perpustakaan sekolah di atas, APISI dalam rangkaian aplikasi program kerjanya sedang mencari partner untuk bekerja sama guna meningkatkan kesadaran para pemangku jabatan di sekolah beserta pengelola perpustakaannya tentang pentingnya perpustakaan sekolah, khususnya dalam rangkaian promosi kemelekan informasi tersebut.
APISI percaya jika konsep kemelekan informasi dapat dipahami dan diterima, maka perwujudan peran dan fungsi perpustakaan sekolah akan semakin besar.


Tujuan kegiatan:

- membuka wawasan kepada peserta tentang penerapan kemelekan informasi di sekolah
- meningkatkan dan memperluas wawasan berjejaring peserta, secara khusus pustakawan sekolah di Medan dan wilayah sekitarnya.


Nama kegiatan:
Seminar Perpustakaan Sekolah: Kemelekan Informasi untuk Perpustakaan Sekolah

Tema:
Kemelekan informasi:sebuah usaha menyiapakan pembelajar seumur hidup

Target peserta:
pustakawan sekolah, tenaga perpustakaan sekolah, pendidik, serta para pemerhati pendidikan sekolah di Medan dan kota-kota sekitarnya di Sumatra Utara. Target peserta 200 orang.

Waktu dan tempat:

Hari/tanggal : Sabtu, 8 Maret 2008
Tempat : Medan International School
Jl. Jamin Ginting Km. 10
Medan, 20111

Biaya: Rp 75.000

Susunan Acara
Sabtu, 8 Maret 2008

08.00- 08.30 Registrasi dan snack pagi

08.30-09.00 Pembukaan acara oleh MIS dan APISI

09.00-11.00
Sesi 1: Kondisi Perpustakaan Sekolah di Propinsi Sumatra Utara
oleh: Dra Noerjani Muis, MSi
(Badan Perpustakaan Daerah dan Arsip Propinsi Sumatra Utara)

Sesi 2: Peran Pustakawan Sekolah dalam menghadapi tantangan masa depan. Oleh: Drs Jonner Hasugian, M.Si (Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Departemen Studi Perpustakaan dan Informasi USU)

11.00- 12.00
Sesi 3: Information Literacy dalam dunia pendidikan sekolah oleh APISI

12.00-13.00
Waktu pribadi dan makan siang

13.00-14.00
Sesi 4: Pengenalan Empowering 8: sebuah model literasi informasi berbasis sumber koleksi (dan contoh penerapannya) oleh APISI

14.00-15.05
Sesi 5: Pengenalan BIG 6: salah satu model literasi informasi
(dan contoh penerapannya) oleh APISI

15.05-16.00
Sosialisasi APISI
Kuesioner dan Prize
Penutup